Alhamdulillah, segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena buku ini telah selesai disusun. Buku ini berawal dari pertemuan kami sebagai sahabat yang lama tidak bertemu. Masing-masing dari Kami memiliki kesibukan yang berbeda. Mas Opic Sebagai seorang Musisi dan Saya sebagai seorang pebisnis dan sekaligus Akademisi di sebuah kampus di Jakarta. Semula Kami cuma mengobrol santai dan bercanda tentang kelucuan dalam kehidupan Kami, namun obrolan ini semakin mengerucut dan membuat kesimpulan bahwa Kami akan membuat sebuah karya bersama.
“SANG MAHA CAHAYA” adalah ikatan pertama Kami dalam berkarya bersama, sebuah Video Klip dari lagu Mas Opic yang berjudul “Sang Maha Cahaya”. Dari sinilah brand ini muncul dan selanjutnya kami menuangkan dalam buku. Tidak berhenti di sini, Kami mengembangkan project ini menjadi beberapa produk: Buku, Novel, Training, Paket Umrah dan Film.
Kami melihat banyak fenomena dan persoalan kehidupan di masyarakat yang jadi trending di social media. Mulai dari persoalan pribadi, masyarakat, sampai pada persoalan negara dan global. Jawabannya sederhana, saatnya kembali pada Sang Pencipta. Dari kegelapan kehidupan Kita berharap pada “Sang Maha Cahaya”. Rahmat Allah itu seluas bumi dan langit, tidak ada yang mustahil bagi-Nya. Ini adalah pesan yang akan kita sampaikan pada pembaca sekalian. Kami yakin ada banyak diantara kita yang tengah mengalami ujian dalam kehidupan. Tatkala semua jalan tertutup, buntu dan gelap, Jalan terbaik adalah berpegang pada tali Allah. Tawakal kepada-Nya. Mengharap cahaya-Nya memberikan terang dan harapan. Berharap hanya pada sang pembuat sekenario kehidupan.Semua akan indah pada waktunya.
Tombo Ati ada 5 perkaranya. Sebuah syair dalam lagu yang dilantunkan Mas Opic ini menginspirasi sebagai jalan Kita mendekatkan diri kepada Sang Maha Cahaya. Berawal dari sebuah kebiasaan yang kita jalankan tiap hari, akan membentuk pribadi yang berbeda dari sebelumnya. Tindakan akan menjadi perilaku, perilaku akan menjadi kebiasaan, kebiasaan akan membentuk pribadi. Pribadi yang berbeda dari segi mentalitas spiritual dan emosional. Perlahan tapi pasti perubahan ini akan merubah pancaran cahaya dari diri kita. Pancaran cahaya dari Sang Maha Cahaya yang tertanam dalam hati dan pikiran kita, yang kita asah setiap hari dari 5 amalan. Amalan ini adalah:
Kelima amalan di atas erat hubungannya dengan janji Allah. Allah akan memenuhi janji kepada hamba-Nya. Kelima amalan di atas memiliki fadzilah masing-masing. Dari segi agama sudah jelas tertera dalam Al-Qur’an dan Hadits Nabi Muhammad SAW. Demikian juga pandangan para para ilmuan yang mengkaji korelasi kelima amalan di atas dengan pembentukan pribadi seseorang.
Kami berharap tulisan ini bisa memberikan inspirasi buat para pembaca sekalian baik secara ilmiah maupun terapan dan kehidupan sehari-hari.
www.sangmahacahaya.com